Senin, 16 Juni 2008

Arthas Menethil

Arthas Menethil kemudian mengejar pelayan Raja Undead Kel'Thuzad, Mal'Ganis. Arthas, dibutakan oleh keinginan untuk membunuh Mal'Ganis, ia mengikutinya ke Northrend setelah membakar salah satu kota besar Lordearon, dan pembunuhan kebanyakan penduduk yang telah terinfeksi.


he Prophet, setelah sebelumnya berusaha untuk meyakinkan Raja Terenas, Archmage Antonidas, dan Arthas untuk melarikan diri ke barat, menemui Jaina dan memintanya untuk pergi ke Kalimdor.


Arthas mengejar Mal'Ganis ke utara tempat yang dingin dan bersalju, dan memutuskan untuk meminta bantuan seorang dwarf (orang kerdil) teman lamanya, Muradin Bronzebeard, dan menemukan sebuah pedang kuat "Frostmourne". Waktu menemukannya Muradin mempelajari bahwa pedang itu mempunyai suatu kutukan didalamnya. Arthas tak mengindahkan peringatan dan menarik pedang dari sarungnya, mata pedang itu membunuh Muradin. Arthas terus untuk memburu dan membunuh Mal'Ganis dengan pedang itu setelah meninggalkan sisa-sisa sifat manusianya yang mati dan membeku di utara dan ia telah dirasuki mata pedang itu.


Kemudian, Arthas kembali ke Lordaeron kepada rakyat yang memujanya sebagai pahlawan, dan menghadap sang raja ayahandanya. Arthas kemudian berkata "Kamu tidak lagi harus menderita untuk orang-orangmu, kamu tidak lagi harus menanggung beban dari mahkotamu, aku telah mengurus segalanya" di mendekati bapaknya dan membunuhnya, di berkata "Kerajaan ini, akan jatuh. Dan dari debu, akan tiba yang baru, dan ini akan mengguncangkan seluruh pondasi dari dunia ini"


Dengan kematian dari Raja, Lordaeron berada di dalam debu. Arthas, yang jiwanya telah dicuri oleh Frostmourne, menemui pemimpin dari dreadlords, Tichondrius. Tichondrius menugaskan pangeran yang telah jatuh itu ke dalam satu rangkaian " test". Pertama, Arthas harus mendapat kembali tulang rangka Kel'Thuzad. Tichondrius mengatakan bahwa mereka harus membawanya ke Quel'Thalas, tetapi hantu Kelthuzad, yang menemani Arthas melalui test itu, menyuruh dia untuk membunuh Uther dan sisa-sisa Ksatria Tangan Perak, dan kemudian menempatkan Kel'Thuzad ke dalam Kendi Para Tetua Lordaeron. Ia kemudian melakukan perjalanan ke Quel'Thalas, kerajaan High Elves, dan membunuh prajurit Rranger Sylvanas, dan membangkitkanya kembali sebagai Banshee.


Ia kemudian mulai menghancurkan ibukota Silvermoon, merusak sunwell mereka, dan menghidup kembali Kel'Thuzad sebagai Lich. Sang Lich kemudian memberitahu dia tentang Burning Legion, suatu angkatan perang iblis yang kuat yang telah menaklukkan dunia yang jumlahnya tak terbilang sebelum bumi. Raja Lich diciptakan untuk menopang Legiun dengan Pasukan Undead-nya, tetapi sebenarnnya ia mengharapkan untuk Legion dibinasakan dan untuk membebaskannya dari penjara, the Frozen Throne. Penguasa dari Kel'Thuzad's sebenarnya adalah Raja Lich, bukannya Burning Legion. Arthas dan Kel'Thuzad membuka pintu gerbang dimensional dengan spellbook milik Medivh sedemikian sehingga Burning Legion dapat masuk dunia Azeroth. Archimonde dipanggil dan Burning Legion mulai untuk menghancurkan Lordaeron. Setelah itu Archimonde melihat Arthas dan Kel'Thuzad sebagai sia-sia, dan tidak menggunakan mereka di dalam invasi Azeroth-nya.

1 komentar:

Anonim mengatakan...

Casino of Chance Casino Review 2021 - 나비효과.com
Casino of Chance Casino is https://febcasino.com/review/merit-casino/ licensed in https://octcasino.com/ Costa Rica and is one of the best casinos herzamanindir.com/ owned by the company. Players can get a great welcome bonus and  Rating: poormansguidetocasinogambling 4.5 · ‎Review by 나비효과 Casino.in