Langit ceudeum Dull sky
Hate hieum Heart in fear
Hiliwir angin berewit A sickly wind rustles
Angin tuhur nutup kujur A dry wind whirls around me
Mawa carita narak Carrying its stories of hell
Bubuara nyesek dada We travel with constricted breath
Hiji-hiji jaruji jandela muka One by one the window bars are unlocked
Jalan kunang-kunang Open to a road that shimmers
Ngalak dataran tarahal And the pain raised in bumps
Digurat kudrat tangara durma Where fate has scratched its marks of war
Langit ceudeum Dull sky
Hate hieum Heart in fear
Saha nu tandang meunang Those who fight win
Saha nu tungkul remuk Those who do not are lost
Masyarakat sunda adalah elven mereka mencintai bumi, hutan-hutan dan gunung mereka lestari, mereka dekat dengan Sang Hyang Sri (mother of nature). Mereka enggan berperang, mengendap-endap dalam nada bicara yang lemah lembut dan berbisik. Tapi mereka menyembunyikan kekuatan bertempur dengan hal-hal yang halus. Mereka bersembunyi dalam halimun (fog of war). Mereka pemanah yang handal.
Tidak banyak berekspresi, wajah mereka putih cenderung pucat. Mereka cantik dan menyerap aura kemudaan dari bulan.
.
Selasa, 01 Desember 2009
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar